"Tak kenal maka tak sayang"
Voila! Je m'apelle Jihan Ashiilah Muthia. But, you can call me Jiang. Syukron
Seorang mahasiswi baru alias maba - ceile - di D-IV Okupasi Terapi, Poltekkes Kemenkes Surakarta. Yang alhamdulillah sudah menempuh lika liku semester 1 dengan selamat, kemudian akan berjuang di semester 2. Bersyukur ya matkul anatomi-fisiologi udah kelar, eh waktu lihat KRS, matkul semester 2 lebih sadis lagi. Hm.
Ngomongin tentang jurusan..
Apasih Okupasi Terapi itu?
Gua yakin, di tahun 2019 ini masih banyak orang yang belum tau tentang Okupasi Terapi. Jadi, kita mulai dari 'apa' dulu ya.Apasih Okupasi Terapi itu?
Jadi, kalo dari wikipedia nih ya, Okupasi Terapi itu bentuk layanan kesehatan kepada masyarakat atau pasien yang mengalami gangguan fisik dan atau mental dengan menggunakan latihan/aktivitas mengerjakan sasaran yang terseleksi (okupasi) untuk meningkatkan kemandirian individu pada area aktivitas kehidupan sehari-hari, produktivitas dan pemanfaatan waktu luang dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Paham? gua rasa belom.
Kalo pake bahasa gua nih ya.
Okupasi Terapi itu merupakan bentuk terapi aktivitas untuk mencapai kembali kemandirian dan well-being si pasien/klien. Dimana pasien/klien ini mengalami hambatan dalam melakukan Activity Daily Living, Productivity, atau Leisure-nya.
Pada fisik : Seorang klien terkena Stroke sehingga tidak mampu melakukan Activity Daily Living berupa makan secara mandiri. Nah, Okupasi Terapis akan membantu si bapak untuk dapat makan secara mandiri lagi. Mungkin terlihat sederhana, tapi dalam terapi ini sebenarnya cukup kompleks. Karena untuk menggunakan sendok saja kita harus melatih lingkup gerak sendi PIP, DIP, IP, MCP, dan CMC pada manusnya. Kemudian untuk menyendokkan makanan dari piring ke mulut membutuhkan lingkup gerak sendi siku dan bahu yang baik pula.
Sementara pada mental : Seorang pasien A tidak dapat melakukan Activity Daily Living berupa merawat diri karena mengalami gangguan yakni Manic Depresi, dimana pasien sering ditemukan melamun dengan tatapan kosong dan tidak memperlihatkan gairah hidupnya. Dalam terapinya, Okupasi Terapis akan menimbulkan niat seorang pasien terlebih dahulu, karena pasien akan sering menolak untuk mandi bahkan ketika diingatkan oleh perawat dibangsal. Setelah itu barulah melatih kemampuannya untuk mandi, membersihkan rambut dan gigi, berpakaian, dll. Sehingga mampu merawat dirinya sendiri.
Semua itu kami lakukan untuk memanusiakan manusia.
Banyak yang memuji pekerjaan kami, namun banyak pula yang meremehkan. Karena t a m p a k nya pekerjaan ini sangatlah sederhana, padahal tidak sesimple itu guys.
Sudah mulai berminat?
Ini dia Mata Kuliah yang ditawarkan pada Jurusan Okupasi Terapi..
Mengingat gua masih maba dan baru menerima matkul semester 1 dan 2. Berikut Mata Kuliah yang sudah dan akan gua pelajarin :- Fisiologi
- Anatomi Terapan
- Perkembangan Manusia
- Neurologi
- Biomekanik dan Kinesiologi
- Pengantar Kesehatan Jiwa
- Konsep Kesehatan dan Patologi
- DLL. Terkait Okupasi Terapi : Konsep, pemeriksaan, evaluasi dan komunikasi.
Terimakasih sudah berkunjung!
Komentar
Posting Komentar