"Tak kenal maka tak sayang" Merupakan kutipan terbasi yang tetap gua pakai untuk mengawali perkenalan di post pertama ini. Karena kutipan tersebut benar adanya. Voila! Je m'apelle Jihan Ashiilah Muthia. But, you can call me Jiang. Syukron Seorang mahasiswi baru alias maba - ceile - di D-IV Okupasi Terapi, Poltekkes Kemenkes Surakarta. Yang alhamdulillah sudah menempuh lika liku semester 1 dengan selamat, kemudian akan berjuang di semester 2. Bersyukur ya matkul anatomi-fisiologi udah kelar, eh waktu lihat KRS, matkul semester 2 lebih sadis lagi. Hm. Ngomongin tentang jurusan.. Apasih Okupasi Terapi itu? Gua yakin, di tahun 2019 ini masih banyak orang yang belum tau tentang Okupasi Terapi. Jadi, kita mulai dari 'apa' dulu ya. Apasih Okupasi Terapi itu? Jadi, kalo dari wikipedia nih ya, Okupasi Terapi itu bentuk layanan kesehatan kepada masyarakat atau pasien yang mengalami gangguan fisik dan atau mental dengan menggunakan latihan/aktivitas m...
Cara Membaca Puisi Yang Baik & Benar Kegiatan membaca puisi (poetry reading) mulai populer sejak hadirnya kembali WS. Rendra (Alm) dari kelananya di Amerika Serikat. Agar Anda dapat membaca puisi dengan baik perlu memperhatikan hal-hal berikut: Interpretasi (penafsiran) Untuk memahami sebuah puisi kita harus dapat menangkap simbol-simbol atau lambang-lambang yang dipergunakan oleh penyair. Bila kita salah dalam menafsirkan makna simbol/lambang, kita dapat salah dalam memahami isinya. Teknik vokal Untuk pengucapan yang komunikatif diperlukan penguasaan intonasi, diksi, jeda, enjambemen, dan lafal yang tepat. Performance (penampilan) Dalam hal ini pembaca puisi dituntut untuk dapat memahami pentas dan publik. Pembaca puisi juga dapat menunjukkan sikap dan penampilan yang meyakinkan. Berani menatap penonton dan mengatur ekspresi yang tidak berlebihan. Selain itu, pembaca puisi harus memperhatikan pula irama serta mimik. Mimik merupakan petunjuk apakah seseorang su...